Senin, 25 Juni 2018

Kesehatan dan Keselamatan Kerja dalam Penyemprotan Pestisida

Hasil gambar untuk ISTILAH-ISTILAH KESELAMATAN KERJA

sepatu safety murah - Pada Maret tahun ini, warga Indramayu digemparkan dengan berita perihal dua orang petani yang wafat di sawah. Diagnosanya, keracunan pestisida. Lima bln. selanjutnya, warga Boyolali yang digemparkan dengan berita mirip : dua anak tewas karena pestisida.

Berita-berita semacam sering terjadi setiap th. di Indonesia. Kurang hati-hatinya petani dapat berbuntut pada kematian. Itu bukan hanya hal yang mengherankan, mengingat pestisida sejatinya merupakan toksin.

Oleh sebab itu elemen keamanan ketika melakukan penyemprotan harus memperoleh perhatian, baik pada manusia mapun pada lingkungan.

Kekeliruan fatal seperti itu dapat terjadi karena minimnya perhatian dan pengetahuan petani pada kesehatan dan keselamatan kerja (K3) ketika aplikasi pestisida. Sebuah analisis seseorang mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) yang bertopik “Pengetahuan, Sikap, dan Aksi Petani Sayuran dalam Pemanfaatan Pestisida di Kabupaten Pandeglang, Banten” berkesimpulan kalau dari 150 petani responden, masihlah ada beberapa petani yang belum juga bijak menterapkan pestisida.

Bahkan juga ada beberapa petani yang masihlah memakai pestisida memiliki bahan aktif endosulfan yang telah dilarang utk mengedar.

Utk mengingatkan kembali, berikut banyak hal yang perlu di cermati berkaitan K3 dalam aplikasi pestisida.

Keamanan pada manusia

Keamanan pada manusia terutama pada petugas penyemprot dan pekerja beda di tempat itu. Petugas penyemprot harus diperlengkapi dengan celana panjang, busana lengan panjang, topi atau penutup kepala, masker, sarung tangan, sepatu boot, dan kaca mata khusus.

Diluar itu faktor-faktor beda yang wajib di cermati oleh petugas penyemprotan yakni sebagaimana berikut :

  • Penyemprotan harus dilakukan sembari jalan mundur agar petugas penyemprot tidak terkena segera oleh pestisida. 
  • Janganlah makan, minum atau merokok selama mengerjakan aktivitas penyemprotan pestisida. 
  • Janganlah menyentuh tanaman yang baru disemprot. 
  • Basuh tangan sebelum saat makan, minum atau merokok. 
  • Bersihkan tubuh dan basuh kemeja yang sudah setelah dimanfaatkan. 
  • Luangkan meminum satu gelas susu putih murni setiap usai melakukan penyemprotan. 
  • Terkecuali petugas penyemprotan, pekerja yang lain dilarang berada di areal penyemprotan selama berlangsungnya aktivitas penyemprotan pestisida dan dilarang masuk ke tempat yang sudah usai dilakukan penyemprotan sekurang-kurangnya 1 jam setelah penyemprotan pestisida. 

Keamanan pada lingkungan

Perlakuan pestisida agar tidak mencemari lingkungan mesti memperoleh perhatian, ialah :

  • Jauhi kebocoran perabotan semprot. 
  • Jauhi tetesan larutan semprot dari tanaman ke tanah. 
  • Janganlah buang bekas larutan semprot asal-asalan. 
  • Janganlah membersihkan kemeja dan perabotan semprot yang sudah dimanfaatkan di mata air atau sungai. 
  • Sisa paket pestisida dibakar seterusnya dikubur.

Related Articles

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.